Minggu, 19 Desember 2010

Kreativitas

Sering kita dengar kata kreativitas,sebenarnya apa itu KREATIVITAS?
Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menghasilkan komposisi, produk atau gagasan baru dan belum di kenal oleh orang lain.
Dalam hal ini khususnya kita membahas tentang kreativitas yang dimiliki oleh anak berkebutuhan khusus atau yang sering kita dengar sebagai anak cacat.

Kecacatan bukan berati halangan bagi anak berkebutuhan khusus untuk berkarya dan berkreasi dalam bidang seni, olahraga maupun bidang yang lain. Dengan diberikan semangat dan motivasi yang tinggi anak yang biasanya sering di sampingkan dalam masyarakat ini justru dapat membuat prestasi dengan kreativitasnya. Kreativitas akan muncul jika anak tersebut mempunyai kesempatan untuk meraih pengetahuan, dimana banyak hal yang ia pelajari sehingga akan muncul ide ide baru untuk berkreasi.

Pada dasarnya anak masih mempunyai banyak sekali kesempatan untuk berkarya dan berkreativitas, dan ini salah satu kondisi yang mendukung untuk anak dapat meningkatkan daya kreasinya.

1. Waktu
Kegiatan anak sebaiknya tidak semua terjadwal dengan ketat. Ada ruang waktu bagi mereka bermain-main sesuai ide yang mereka miliki. Kesempatan bermain bebas merupakan wahana anak-anak menuangkan gagasan-gagasan sederhananya. Selain itu, mereka melakukan uji coba pada konsep-konsep yang baru saja mereka kuasai.

2. Kesempatan menyendiri
Anak mendapatkan ruang untuk mengembangkan imajinasinya tanpa ada intervensi dari pihak lain.

3. Motivasi
Motivasi positif lebih dibutuhkan anak dibandingkan kritikan, meski sedikit bisa menghancurkan gagasan yang sedang merona.

4. Sarana
Sarana merupakan alat untuk anak-anak bereksperimen dan mengeksplorasi lingkungannya. Sarana yang bisa kita sediakan antara lain botol-botol bekas, kertas ataupun kotak bekas makanan. Benda-benda ini bisa dijadikan pengganti balok-balok kayu.

5 .Lingkungan yang merangsang
Perlunya penciptaan lingkungan yang memberikan keleluasaan anak bekreativitas. Misalnya dikuranginya kondisi tanah yang naik-turun, banyaknya tangga dan sudut-sudut bangunan yang melengkung, bukan sudut tajam.

6. Hubungan Orang tua – Anak yang tidak posesif
Orang tua yang tidak posesif akan memberikan ruang gerak yang cukup bagi anaknya.

7. Cara Mendidik Anak
Anak yang didik secara otoriter mempunyai kesempatan yang lebih kecil mengembangkan kreataivitas dibandingkan anak yang dididik secara demokratis

8 .Kesempatan untuk meraih pengetahuan
Kreativitas akan muncul pada anak-anak yang mempunyai kesempatan untuk meraih pengetahuan. Di mana banyak hal yang ia pelajari, sehingga kan muncul ide-ide baru.

Tetapi dalam hal ini khususnya untuk anak luar biasa sangat perlu sekali bimbingan dari orang terdekat seperti orang tua maupun keluarganya,agar tidak menyalahgunakan kreativitasnya dalam berkreasi maupun berkarya.

Cara Membentuk Anak Kreatif


Ada 3 ciri anak kreatif yang dominan :
1.Spontan
2.Rasa ingin tahu
3.Tertarik pada hal-hal yang baru

Selama ini kreativitas menjadi hal yang terus diteliti oleh para ahli. Kerap muncul pertanyaan mengapa orang ini lebih kreatif dibanding yang lainnya. Kita sering menjumpai orang yang mampu menulis novel, puisi, atau membuat karya-karya lainnya dengan membutuhkan waktu yang berbeda-beda.
Pada tahun 1940an, Guilford mengembangkan model kecerdasan manusia yang kemudian dipakai beberapa ahli sebagai dasar untuk meneliti keativitas anak. Variabel yang diginakan meliputi perbedaan berpikir konvergen dan divergen. Berpikir konvergen bertujuan untuk menemukan satu jawaban yang benar yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang kurang kreatif.
Pada kenyataannya, orang-orang kreatif lebih berpikir secara divergen tanpa terikat pendapat umum lainnya. Dasar inilah yang membuat seorang ilmuan Roger W Sperry dari California Institute of Technology pada tahun 1960an memperkenalkan perbedaan antara ortak kanan dan kiri. Otak kiri digunakan untuk berfikir konvergen dan otak kanan untuk divergen. Dengan demikian, kreativitas dapat dikembangkan, khususnya sejak dini pada masa kanak-kanak.

Peran Lingkungan 
Pada dasarnya, setiap orang memiliki potensi kreatifitas tersendiri. Potensi tersebut bergantung pada lingkungan dimana mereka tinggal. Oleh kareana itu, anda sebagai orang tua juga harus menciptakan lingkungan yang mendukung kreatifitas anak Anda.
Seorang konsultan senior di Propotenzia psycology & HR Consultant, Lina, memaparkan beberapa ciri-ciri anak kreatif seperti sellau ingin tahu, memiliki minat yang sangat luas, percaya diri, berani beropendapat, spontan, berjiwa petualang, dan berani mengambil resiko. Sedangkan anak yang cerdas memiliki ingatan yang baik, mudah menangkap pelajaran, dan cepat mendapatkan problem solving.
Terkadang kreativitas muncul saat kita tidak sedang melakukan pekerjaan yang ditekuni kareana otak terus bekerja mengolah informasi yang sudah diterimanya. Jadi, pastikan anak dalam kondisi ceria dengan emosi yang stabil untuk membangun kemampuan kreativitasnya.

Temperamen
Sehubungan dengan daya kreativitas anak, sifat yang temperamen juga masih sering mempengaruhi. Ada tiga jenis temperamen yang umum terjadi yaitu easy going, slow to warm, dan difficult. Anak yang easy going umumnya ceria dan mudah bergaul dengan sesama teman. Sedangkan anak dengan sifat slow to warm memerlukan waktu lebih untuk bisa akrab dengan yang lain. Berbeda dengan sifat temperamen yang difficult dimana biasanya anak dengan sifat ini mudah sedih, marah, dan cengeng. Jadi, orang tua harus membantu anak untuk mengembangkan diridari sifat temperamennya.

Langkah-langkah
Langkah awal yang harus dilakukan orang tua adalah menerima dan menghargai semua keunikan anak. Anak yag kreatif juga didukung dari suasana keluarga yang memberi kebebasan pada anak. Selain itu, orang tua juga harus selalu mendorong anak untuk mengkomunikasikan apa yang menjadi keinginannya.
Perlu diingat pula, anak yang kreatif biasanya juga tumbuh dari jiwa orang tua yang kreatif yang selalu mengajak anak untuk melakukan aktivitas-aktivitas baru seperti memasak, jalan-jalan kemuseum, memperbaiki mainan, dan membuat barang kerajinan tangan.

Kamis, 16 Desember 2010

Contoh Kreativitas ABK

Ini ber'isikan tentang kreativitas dan kelebihan-kelebihan anak luar biasa yang mungkin sangat jarang di ketahui oleh kalangan umum. 

Dan inilah contoh kreativitas anak anak berkebutuhan khusus yang sangat luar biasa.




 kreatifitas ABK dengan membuat kaos lukis

 



hasil lukisan anak ABK yang menjadi juara 1 lomba melukis






            Meski memiliki keterbatasan kemampuan dalam beberapa hal, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau difabel ternyata mampu menarikan tarian Dolanan Anak dan Golek Ayu laiknya anak normal lainnya.
Hal tersebut dibuktikan oleh sejumlah pelajar Sekolah Luar Biasa SMP dan SMU Pembina Yogyakarta yang menderita tuna grahita dan autis, ketika mereka harus menampilkan ketrampilan kemampuan mereka dalam hal kesenian.

 





video contoh kreativitas anak SLB Negeri